PINDAD SERAHKAN BANTUAN KEMANUSIAAN DAN KIRIM EKSKAVATOR DUKUNG PEMULIHAN PASCA BENCANA TSUNAMI SELAT SUNDA

PT Pindad (Persero) menyerahkan bantuan untuk korban bencana tsunami selat sunda yang melanda wilayah Banten dan Lampung pada Minggu, 30 Desember 2018 di Cilegon. Bantuan kemanusiaan senilai Rp 124.478.300 diserahkan perwakilan dari Pindad dan diterima oleh Wakil Ketua Posko Sinergi BUMN Pos 2 Labuan, Edy Cawarman. Donasi yang terkumpul berasal dari perusahaan dan Pindad Incorporated (anak usaha Pindad meliputi PT PEI, PT PMU, PIL dan PGST), Direksi, karyawan serta Ibu-ibu IIKP (Ikatan Istri Karyawan Pindad).

Bantuan yang diberikan Pindad terdiri dari 500 paket family kit, 500 paket baby kit, 70 lembar terpal, pakaian layak dan selimut. Family kit meliputi selimut, handuk, sabun mandi, sikat dan pasta gigi, celana dalam, pembalut, plester, antiseptik, obat gosok,dan masker. Adapun Baby kit meliputi selimut, handuk, sabun, shampoo, minyak telon, washlap dan bedak bayi.

Distribusi bantuan terlaksana dengan baik berkat sinergi antara manajemen Pindad, karyawan, Cakrawana Pindad (organisasi pecinta alam perusahaan) dan PMI Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, pada 25 Desember 2018, Pindad juga telah mengirimkan alat berat ekskavator ke wilayah bencana dan bantuan bahan pokok senilai Rp. 19.600.000. Pindad Excava 200 diturunkan untuk mendukung pemulihan pasca bencana tsunami.

Hingga 28 Desember 2018 tercatat 426 orang korban meninggal, korban luka tercatat 7.202 orang dan 40.386 orang mengungsi akibat tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam.

Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban korban bencana tsunami. Terimakasih untuk para donatur dan seluruh pihak yang membantu hingga terdistribusinya bantuan, semoga amal baiknya mendapat balasan dari Allah SWT.

Pindad Kirim Ekskavator Dukung Pemulihan Pasca bencana Tsunami Selat Sunda

Pindad mengirimkan 1 unit Ekskavator buatannya yang dikenal dengan merk Pindad Excava 200 untuk mendukung pemulihan pasca bencana tsunami yang melanda Selat Sunda di Banten dan Lampung. Excava 200 merah putih yang melambangkan warna bendera NKRI ini diangkut melalui jalur darat dengan self loader pada Selasa, 25 Desember 2018.

Pengiriman ekskavator buatan Pindad ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dan wujud BUMN hadir untuk negeri untuk mendukung pemulihan pasca bencana. Excava 200 sebelumnya juga turut membantu pemulihan pasca bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Selain varian standard, Ekskavator buatan dalam negeri ini juga telah tersedia dalam varian Excava Breaker dan Excava Amphibious.

Ekskavator berbobot 21,7 ton ini telah terserap oleh pasar, digunakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pertanian, PT Geo Dipa Energi (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), PTPN VII, Pemda DKI, PT PEI dan Perusahaan lainnya. Excava 200 memiliki kapasitas produksi 1 unit per hari, berukuran Panjang 9,542 m, Lebar 2,895 m dan Tinggi 3,193 m. Excava 200 hingga saat ini telah terjual sebanyak lebih dari 300 unit.

Semoga hadirnya Excava 200 dapat meningkatkan dan mempercepat kinerja tim pemulihan pasca bencana tsunami yang melanda selat sunda.

Berita lainnya