KITA NDHI, SINERGI UNTUK NEGERI

BALI - Hari ini, Jumat, 09 Februari 2018, berlokasi di Nusa Dua Bali, enam badan usaha milik negara industri strategis (BUMNIS) yang tergabung di cluster National Defence and Hightech Industry (NDHI) Kementerian BUMN menggelar rapat koordinasi sekaligus pemberian dana corporate social responsibility (CSR) untuk Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Acara hajatan PT Dahana (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), PT Len Industri (Persero), dan PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) ini dihadiri oleh Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media (PISM) Fajar Harry Sampurno serta Sekretaris Menteri BUMN Imam Apriyanto Putro. Bahkan, sebagai bentuk dukungan terhadap cluster NDHI ini, Menteri BUMN Rini Soemarno pun ikut hadir untuk menyaksikan penandatanganan Head of Agreement oleh direktur utama keenam BUMN tentang Penguatan Klaster NDHI dalam rangka Menunjang Kemandirian Industri Pertahanan.

Selepas seremonial itu, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media (PISM) Fajar Harry Sampurno menyerahkan bantuan secara simbolis pada LVRI sebesar Rp 100 juta sebagai bentuk komitmen BUMN Hadir untuk Negeri. Tak lama berselang, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media (PISM) Fajar Harry Sampurno, didampingi direktur utama keenam BUMN, serta jajaran Kementerian BUMN menggelar tanya jawab dengan media massa secara informal.

Kegiatan yang diikuti oleh Direksi, Komisaris, Pokja, dan Sekretaris Perusahaan BUMN anggota cluster NDHI serta Kementerian BUMN, KKIP dan Bappenas itu akan berlanjut pada sesi kedua dengan diisi paparan Pokja Bidang Keuangan dan Legal oleh Direktur Keuangan PT Dirgantara Indonesia (Persero) Uray Azhari, Pokja Bidang Marketing dan Production Engineering oleh Direktur Bisnis Produk Hankam PT Pindad (Persero) Widjajanto, serta Pokja Bidang Logistik, IT, dan SDM oleh Direktur Teknologi dan Pengembangan Heri Heriswan.  Lalu, Direktur Keuangan PT INTI (Persero) Nilawati Djuanda secara khusus memaparkan konsep dari Pokja IT. Selain itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto pun ikut membeikan dukungannya untuk NDHI untuk memaparkan sejumlah arahan terkait sinergi industri strategis dalam negeri.

Harapannya, cluster NDHI ini dapat menjadi tonggak kebangkitan industri pertahanan dan teknologi tinggi di lingkup nasional. Apalagi, Deputi Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno pun menilai konsolidasi industri strategis perlu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, investasi serta leverage perusahaan sehingga berdaya saing global. “Dengan adanya konsolidasi ini, diharapkan akan membuat BUMN semakin efisien dalam hal operasional dan biaya produksi, sehingga keuntungan yang didapatkan akan semakin besar," ujar Fajar. Beliau juga mengungkapkan bahwa pemilihan Bali menjadi lokasi rapat koordinasi kali ini bukanlah tanpa alasan, melainkan ingin menunjukkan bahwa Bali aman bagi wisatawan maupun investor yang ingin masuk ke Indonesia.  

 

Sekilas Mengenai BUMN Cluster NDHI NDHI atau National Defence and Hightech Industry, lahir dari sebuah Focus Group Discussion (FGD) antara Menteri BUMN Rini Soemarno dengan sejumlah Direktur Utama yang diadakan di atas Kapal Motor (KM) Kelud pada 21 November 2015. NDHI ini menjadi wadah bagi enam perusahaan pelat merah yang dikelompokkan sebagai industri bidang pertahanan dan teknologi tinggi. NDHI terdiri dari PT Dahana (Persero), PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero), PT Len Industri (Persero), dan PT Industri Nuklir Indonesia (Persero).

Saat ini cluster NDHI telah memiliki enam bidang Kelompok Kerja (Pokja) yang terdiri dari Pokja Bidang Engineering dan Produksi, Pokja Bidang Teknologi dan Informasi (TI), Pokja Bidang Logistik dan Pengadaan, Pokja Bidang Marketing, Pokja Bidang SDM, serta Pokja Bidang Keuangan dan Legal.  Untuk aktifitas komunikasi kepada masyarakat dan internal cluster, NDHI juga telah memiliki website www.ndhi-bumn.id, e-buletin, akun sosial media (Instagram, Facebook, Twitter dan Youtube), serta katalog bersama yang menampilkan berbagai informasi produk dari keenam BUMN anggota NDHI.  

 

#kitandhi #sinergiuntuknegeri

Berita lainnya